Info Lengkap Ayam Aseel, Ayam Tertua Di Dunia

Sabung ayam merupakan salah satu bentuk permainan yang mengadu dua ekor ayam dalam sebuah tempat tertutup yang biasa disebut Arena. Biasanya untuk menentukan pemenang adalah dengan menunggu hingga salah satu ayam kabur atau kalah hingga mati. Permainan ini biasanya diikuti dengan praktek perjudian yang berlangsung di sekitar arena tersebut. Ayam yang sedang bertarung tersebut dinamakan Ayam Sabung.

Berbagai jenis ayam sabung dipertemukan permainan sabung ayam. Jenis jenis ayam sabung antara lain ayam sabung Filipina, ayam sabung Bangkok, ayam sabung Peruvian atau ayam peru, ayam sabung shamo yang berasald ari jepang, dan masih banyak varietas ayam sabung lainnya yang akan menghibur anda semua di situs sabung ayam online.

Menarik untuk membahas lebih lanjut tentang jenis jenis ayam sabung yang ada di dunia. Pada artikel sebelumnya kami sudah membahas hal tersebut, jadi kali ini kami akan membagikan profile ayam sabung tertua yang ada di dunia.

Ayam Aseel Dinobatkan Sebagai Ayam Tertua Di Dunia

Jenis ayam sabung yang dinobatkan sebagai ayam tertua di dunia adalah ayam aseel. Ayam aseel adalah ayam tertua di dunia yang berasal dari Negara India. Selama beratus-ratus tahun lamanya jenis ayam ini dibesarkan sebagai ayam pearung. “Aseel” berasal dari kata “asil” dalam bahas arab yang artinya bermakna “murni atau ras” serta di eja dengan nama “Aseel”.

Ayam aseel ini sudah populer sebagai ayam yang agresif pada ayam lawan. Diprediksi bahwa jenis ayam ini memang sudah dibudidayakan sekitar 3500 tahun yang lalu yang kita dapat lihat dalam berbagai film india lawas, banyak sekali ayam dilibatkan sebagai budaya yang terkenal di Negara ini. Bahkan catatan tentang ayam ini sudah ada dalam salah satu kitab di India mengenai hukum dan ketertiban soal ayam aseel India.

Tak hanya itu, di dalam kitab tersebut dijelaskan juga bagaimana langkah beternak ayam aseel sebagai ayam aduan dan juga ayam hias tergantung bagaimana pengaruh kekuasaan di zaman tersebut ingin membudidayakan ayam aseel ini. Hal itu pula yang membuat banyak peternak ayam sabung di India melestarikan ayam ini.

Ayam Aseel sudah terkenal sebagai ayam yang cerdas dalam menyerang, bertahan, serta taktis dalam arena pertarungan dengan durasi yang panjang. Dalam sebuah mitologi yang dibuat oleh budayawan India, ayam Aseel mampu bertahan selama 2 jam non stop melayani pertarungan ayam lawannya di arena yang sama. Dikatakan pula ayam aseel merupakan nenek moyang dari ayam ayam varietas lainnya seperti ayam Filipina, ayam Bangkok, dan ayam shamo yang kita kenal dari Negara jepang.

Ayam Aseel memiliki karakteristrik tubuh dengan postur tubuh yang tegap sebagaimana ayam laga lainnya. Kepala dan leher besar dengan berbentuk melengkuk, dilengkapi dengan paruh tebal serta meruncing layaknya paruh elang. Sedangkan pada kaki sendiri memiliki bentuk tulang yang tebal juga kokoh untuk menopang tubuhnya yang tegap tersebut.

Pada tekstur bulunya, Ayam Aseel ini memiliki bulu yang keras, berminyak serta kaku. Ayam Aseel ini memiliki banyak sekali pola warna, postur dan varietas diantaranya adalah kulang asil, sindhi asil, madras asil, reza asil, mianwali, jawa asil, amroha dan lasani asil. Salah satu yang membedakan ayam aseel dengan ayam lainnya adalah sisi agresifitas dan kecenderungan ayam ini yang selalu mau berkelahi dengan ayam sejenisnya.

Demikian artikel kami yang berjudul Profile Lengkap Ayam Sabung Tertua di Dunia, dengan artikel ini kami berharap anda dapat memilih Bolavita sabung ayam yang terbaik dan terpercaya dengan artikel yang kami berikan.